2017-Jun-13 03:11:00  Utama

Banda Aceh | Seuramoe Newsroom. Pemerintah Aceh kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan Tahun 2016. Perolehan opini WTP tersebut diumumkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dalam sidang paripurna istimewa DPR Aceh di gedung DPR Aceh, Senin (12/6). Opini WTP itu merupakan yang kedua kalinya diraih Aceh secara berturut-turut sejak 2016.

Anggota V BPK-RI, Isma Yatun setelah mengumumkan perolehan opini WTP Aceh selanjutnya menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LPH) atas laporan keuangan pemerintah Aceh Tahun 2016 yang diterima Gubernur Aceh Zaini Abdullah dan Ketua DPR Aceh Teungku Muharuddin.

Isma Yatun dalam sambutannya mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Aceh dalam meraih opini WTP. Terlebih komitmen Pemerintah Aceh dalam mendukung penyelenggaraan keuangan negara yang transparan dan akuntabel.

“Kami atas nama BPK RI mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada gubernur Aceh dan jajarannya, pimpinan DPR Aceh atas kerja samanya untuk selalu mendukung penyelenggaraan keuangan negara yang transparan dan akuntabel,” ujar Isma Yatun.

Sementara Gubernur Aceh Zaini Abdullah dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada BPK RI yang telah bekerja secara profesional dalam mendukung penyelenggaraan keuangan negara. Gubernur juga berterima kasih kepada DPR Aceh yang selama ini telah mendukung kebijakannya.

“Melalui sidang mulia ini atas nama Pemerintah Aceh, saya serahkan pula Laporan Keuangan Pemerintah Aceh Tahun 2016 yang telah diaudit kepada DPR Aceh sebagai materi utama rancangan Qanun Pertanggungjawaban APBA Tahun Anggaran 2016. Kami percaya seluruh anggota DPR Aceh yang terhormat dapat membahas dan menetapkannya menjadi Qanun Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBA Tahun Anggaran 2016,” ujar Gubernur.

Gubernur Zaini juga menjelaskan bahwa Pembangunan Aceh tahun 2016 dilaksanakan berdasarkan Qanun Aceh Nomor 1 tahun 2016 tentang APBA dengan Anggaran Pendapatan sebesar Rp. 12,5 trilyun, dan Anggaran Belanja sebesar Rp. 12,8 trilyun.

Sementara Realisasi Anggaran Pendapatan sebesar Rp. 12,3 trilyun atau 98.5% dari target yang direncanakan sebesar Rp. 12,5 trilyun dan Realisasi Anggaran Belanja sebesar Rp. 12,1 trilyun atau 94,1% dari target yang direncanakan sebesar Rp. 12,8 trilyun.

“Itu artinya, Perencanaan Anggaran Penerimaan dan Belanja Aceh tahun 2016 sudah lebih realistis atau semakin membaik. Untuk ini Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh anggota DPR Aceh yang terhormat karena atas dukungan Saudara-saudara kinerja aparatur sipil Pemerintah Aceh semakin baik,” ungkap Zaini.

Meski demikian, atas pencapaian tersebut, Zaini tetap meminta kepada seluruh jajaran Pemerintah Aceh untuk terus meningkatkan kinerja. (Rd/Humas)

 

 

 Video Youtube
Belum Ada
 s3ur4m03  Inspirasi
Profil Plt Gubernur Aceh Mayjen TNI (Purn) Soedarmo
 2016-Nov-03 04:51:00

Mayjen TNI (Purn) Soedarmo resmi menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh setelah dilantik oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo…

 s3ur4m03  Inspirasi
Zaini Abdullah Sang Gubernur
 2016-Nov-03 02:54:00

dr. H. Zaini Abdullah (lahir di Sigli, Aceh, 24 April 1940) adalah Gubernur Aceh Periode 2012-2017. Bersama wakilnya, ia dilantik…

 s3ur4m03  Inspirasi
Muzakir Manaf Sang Wakil Gubernur
 2016-Oct-09 09:10:00

Muzakir Manaf (lahir di Seuneudon, Aceh, 1964) adalah Wakil Gubernur Aceh saat ini. Ia terpilih pada Pemilukada Aceh 9 April…

 s3ur4m03  Infografis
Penanganan Gizi Buruk di Aceh
 2016-Oct-31 03:23:00

Pemerintah Aceh serius menangani masalah gizi masyarakat dari tahun ke tahun. Hal ini terlihat dari menurunnya angka kasus gizi buruk…

 s3ur4m03  Infografis
Penegerian Universitas Swasta
 2016-Oct-09 09:28:00

Penegerian Universitas Swasta

Belum Ada
PENAS KTNA XV 2017
 2017-May-06  2017-May-06

PENAS (Pekan Nasional) KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan) XV 2017

Aceh Go Digital Be The Best
 2016-Nov-02  2016-Nov-02

Menuju Pariwisata Berbasis Digital

Rakerda Dekranasda
 2016-Oct-17  2016-Oct-19

Rakerda Dekranasda dan Pameran Kerajinan Unggulan Kabupaten/Kota